
JAKARTA — PT Virtue Diagnostics Indonesia (VirtueDX) menyelenggarakan Round Table Discussion (RTD) dalam rangkaian kegiatan Pendidikan Berkesinambungan Patologi Klinik (PBPK) pada Jumat, 21 Agustus 2026. Mengusung tema “Cardiac Biomarkers in Myocardial Infarction: Improving Clinical Outcomes Through Accurate and Cost-Effective Diagnostics”, kegiatan ini berlangsung secara hybrid di Hotel Raffles Jakarta, Meeting Room Dubai, dan melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini menjadi forum diskusi ilmiah yang mempertemukan dokter Spesialis Patologi Klinik (Sp.PK), praktisi medis, serta mitra distributor VirtueDX untuk membahas perkembangan dan pemanfaatan cardiac biomarkers dalam mendukung diagnosis infark miokard.
Membahas Peran Cardiac Biomarkers dalam Diagnosis Infark Miokard
Dalam penanganan kasus kardiovaskular, ketepatan dan kecepatan diagnosis menjadi bagian penting dalam mendukung pengambilan keputusan klinis. Melalui RTD ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai peran cardiac biomarkers serta berbagai pertimbangan dalam memilih platform diagnostik yang sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan.
Sesi pertama menghadirkan Dr. dr. Ika Prasetya Wijaya, Sp.PD, K-KV, FINASIM, FACP, FICA dengan topik “The Role of Cardiac Biomarkers in Myocardial Infarction Diagnosis”.
Pada sesi tersebut, dibahas peran cardiac biomarkers dalam membantu diagnosis infark miokard serta pentingnya pemeriksaan yang akurat dalam mendukung proses pengambilan keputusan klinis.
Selanjutnya, Dr. dr. Abas Suherli, Sp.PK(K) membawakan topik “CLIA vs POCT? Selecting the Optimal Cardiac Biomarker Platform for Myocardial Infarction Diagnosis”.
Sesi ini membahas berbagai pertimbangan dalam pemilihan platform pemeriksaan cardiac biomarkers, termasuk karakteristik Chemiluminescence Immunoassay (CLIA) dan Point-of-Care Testing (POCT) dari aspek kecepatan pemeriksaan, performa analitik, hingga efisiensi operasional. Diskusi kemudian dipandu oleh dr. Kurniasari Endah Prajanti, M.M. selaku moderator, yang mengarahkan jalannya diskusi serta interaksi antara narasumber dan peserta.
Mendorong Pemahaman dan Kolaborasi di Bidang Diagnostik
Penyelenggaraan RTD ini menjadi bagian dari upaya VirtueDX untuk turut mendukung edukasi kedokteran berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai pemanfaatan cardiac biomarkers dan teknologi diagnostik pada kasus infark miokard.
Forum ilmiah seperti ini juga membuka ruang pertukaran pengetahuan antara praktisi medis, organisasi profesi, dan pelaku industri In Vitro Diagnostic (IVD) mengenai kebutuhan serta tantangan diagnostik di fasilitas pelayanan kesehatan.
Melalui kegiatan edukasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, VirtueDX berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan diagnostik IVD nasional dengan menghadirkan solusi yang akurat, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan di Indonesia.